Friday, September 11, 2026

Akulaku Review 2026: Saya Coba Pinjaman Tunai, Berapa Cicilannya?



Saya juga memiliki kode referral Akulaku, bagi teman-teman yang memang ingin mencoba mendaftar, bisa menggunakan kode: L4GC5P

Perkembangan teknologi saat ini memang memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Hampir semua kebutuhan dapat dilakukan melalui telepon genggam, mulai dari berbelanja, membayar tagihan, melakukan transfer, sampai dengan mendapatkan layanan keuangan.

Salah satu aplikasi yang cukup menarik perhatian saya adalah Akulaku.

Pada awalnya saya mengenal Akulaku sebagai salah satu aplikasi yang digunakan untuk berbelanja dengan sistem cicilan atau PayLater. Namun setelah melihat lebih jauh, ternyata Akulaku juga memiliki layanan pinjaman tunai yang dapat digunakan ketika seseorang membutuhkan dana untuk keperluan tertentu.

Hal tersebut kemudian membuat saya penasaran.

Kalau kita mengajukan pinjaman tunai di Akulaku, sebenarnya berapa jumlah uang yang bisa diperoleh dan berapa cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan?


Pertanyaan sederhana tersebut kemudian membuat saya mencoba melihat lebih jauh mengenai fasilitas pinjaman Akulaku, mulai dari limit, tenor, proses pengajuan, sampai dengan bagaimana cara menghitung cicilannya.

Menurut saya, hal seperti ini cukup penting untuk diketahui sebelum seseorang memutuskan mengambil pinjaman. Jangan sampai kita hanya tertarik karena melihat jumlah limit yang besar, tetapi lupa menghitung kemampuan untuk membayar cicilan setiap bulannya.

Karena pada dasarnya, pinjaman tetap merupakan kewajiban yang harus dikembalikan.

Catatan: Limit, bunga, biaya, tenor, dan penawaran pinjaman dapat berbeda pada setiap pengguna. Informasi yang muncul pada aplikasi saat pengajuan merupakan acuan utama.


 Mengenal Akulaku

Pada dasarnya Akulaku merupakan platform layanan keuangan digital yang menyediakan beberapa layanan dalam satu aplikasi.



Selain digunakan untuk transaksi dan PayLater, Akulaku juga menyediakan fasilitas pinjaman tunai.

Pada halaman resmi Akulaku saat ini disebutkan bahwa pinjaman tunai dapat mencapai Rp15 juta, dengan pilihan tenor sampai dengan 15 bulan. Proses pengajuan dilakukan secara online melalui aplikasi dan apabila pengajuan lolos verifikasi, dana akan ditransfer ke rekening yang terhubung.

Menurut saya, kemudahan seperti ini memang cukup menarik.

Dahulu ketika membutuhkan pinjaman, kita biasanya harus datang langsung ke kantor bank atau lembaga pembiayaan. Sekarang proses awalnya dapat dilakukan dari rumah hanya menggunakan telepon genggam.

Namun kemudahan tersebut tentunya harus diimbangi dengan pertimbangan yang matang.


Saya Mulai Melihat Fasilitas Pinjaman

Hal pertama yang menurut saya perlu dilihat adalah limit yang tersedia.

Akulaku memang menyebut fasilitas pinjaman hingga Rp15 juta. Tetapi angka tersebut tidak berarti semua pengguna akan mendapatkan limit Rp15 juta.

Setiap pengguna dapat memperoleh limit yang berbeda sesuai dengan hasil penilaian dan kualitas kredit masing-masing.

Akulaku sendiri menyebut bahwa pengguna perlu menyediakan KTP dan informasi dasar serta menjaga kualitas kredit untuk mendapatkan jalur pinjaman.

Menurut saya hal ini cukup wajar.

Dalam layanan pembiayaan, tentunya perusahaan perlu mengetahui kemampuan dan riwayat pengguna sebelum memberikan fasilitas pinjaman.




Berapa Cicilan Pinjaman Akulaku?

Nah, ini justru bagian yang menurut saya paling penting untuk diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman.

Biasanya ketika melihat penawaran pinjaman, yang pertama kali muncul di pikiran adalah:

“Bisa pinjam berapa?”

Padahal ada pertanyaan lain yang menurut saya jauh lebih penting:

“Nanti harus mengembalikan berapa?”

Karena itu, jangan hanya melihat jumlah limit yang tersedia. Sebaiknya perhatikan juga nominal pinjaman, tenor, cicilan, dan total pembayaran.

Contoh Simulasi Pinjaman Rp2,5 Juta



Pada contoh yang saya lihat di aplikasi Akulaku, tersedia pilihan pinjaman sebesar:

Rp2.500.000

dengan pilihan tenor 3 bulan.

Pada simulasi tersebut, dana yang diterima tercantum sebesar:

Rp2.500.000

Sementara itu, pada bagian Rencana Pelunasan, cicilan yang ditampilkan adalah sekitar:

Rp972.000 per bulan

dengan pembayaran selama 3 bulan.

Kalau dihitung secara sederhana:

Rp972.000 × 3 = Rp2.916.000

Jadi, berdasarkan simulasi yang tampil pada akun tersebut, total pembayaran selama tiga bulan sekitar Rp2.916.000.

Artinya, terdapat selisih sekitar:

Rp2.916.000 − Rp2.500.000 = Rp416.000

Dari sini saya justru merasa bagian ini yang perlu diperhatikan.

Jangan sampai hanya melihat tulisan:

“Pinjam Rp2,5 juta.”

atau:

“Cicilan Rp972 ribu per bulan.”

Sebaiknya lihat sampai selesai berapa total kewajiban pembayaran selama tenor pinjaman.

Ada Promo Biaya Provisi Rp0

Menariknya, pada simulasi yang saya lihat, bagian Biaya Provisi menunjukkan Rp0, sementara terdapat nominal Rp124.000 yang dicoret.

Ini menunjukkan adanya penawaran/promo yang sedang tampil pada akun tersebut. Jadi, jangan langsung menganggap semua pengguna akan mendapatkan angka yang sama karena biaya dan penawaran pinjaman dapat berbeda berdasarkan akun dan periode promo.

Jadi, Apa yang Perlu Dilihat?

Menurut saya, sebelum menekan tombol “Ajukan Pinjaman”, setidaknya perhatikan tiga hal:

1. Berapa dana yang diterima?
Contohnya pada screenshot: Rp2.500.000

2. Berapa cicilan per bulan?
Pada contoh: Rp972.000

3. Berapa total yang harus dibayar?
Pada contoh sederhana: Rp2.916.000 selama 3 bulan

Dengan melihat ketiga angka tersebut, kita bisa lebih mudah menilai apakah cicilannya memang sesuai dengan kemampuan keuangan kita.


Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman Akulaku?

Secara umum proses pengajuan dilakukan melalui aplikasi.

Akulaku menjelaskan alurnya secara sederhana, yaitu:

Daftar → Ajukan → Isi Data → Persetujuan → Dana Ditransfer

Setelah pengguna melakukan pengajuan, data akan melalui proses verifikasi. Jika pengajuan lolos verifikasi, dana akan diterima pada rekening yang terhubung.

Menurut saya proses digital seperti ini memang memberikan kemudahan.

Kita tidak perlu datang langsung ke kantor untuk memulai proses pengajuan.

Namun saya tetap menyarankan agar semua data yang dimasukkan benar-benar sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Jangan sampai karena ingin mendapatkan persetujuan lebih cepat, kemudian kita memasukkan data yang tidak sesuai.


Apa yang Perlu Disiapkan?

Akulaku menyebut pengguna perlu menyediakan KTP dan informasi dasar untuk pengajuan pinjaman. Selain itu, kualitas kredit pengguna juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Menurut saya, sebelum melakukan pengajuan sebaiknya kita sudah mempersiapkan beberapa hal.

Pertama tentu saja KTP yang masih dapat digunakan dan datanya terbaca dengan jelas.

Kedua, nomor telepon yang aktif.

Ketiga, rekening bank yang sesuai dengan ketentuan pencairan.

Selain itu, informasi mengenai pekerjaan dan penghasilan sebaiknya diisi dengan kondisi yang sebenarnya.

Pada dasarnya pengajuan pinjaman bukanlah proses untuk mencari cara agar “pasti disetujui”.

Yang lebih penting adalah memberikan informasi yang benar sehingga proses penilaian dapat dilakukan dengan semestinya.


Apakah Pinjaman Akulaku Bisa Langsung Disetujui?

Ini juga salah satu pertanyaan yang sering muncul.

Menurut saya, kita perlu berhati-hati dengan istilah “pasti disetujui”.

Tidak ada cara yang bisa menjamin semua pengajuan akan disetujui.

Akulaku sendiri menjelaskan bahwa setelah pengajuan dilakukan, pengguna tetap harus melalui proses verifikasi. Dana baru ditransfer apabila pengajuan lolos verifikasi.

Karena itu, menurut saya lebih baik mempersiapkan data dan kondisi keuangan dengan baik daripada mencari trik supaya sistem memberikan persetujuan.


Bagaimana Supaya Pengajuan Lebih Baik?

Kalau ditanya apa yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman, menurut saya ada beberapa hal sederhana.

Yang pertama adalah pastikan data yang diberikan benar.

Yang kedua, gunakan identitas dan rekening yang sesuai dengan ketentuan.

Yang ketiga, jangan mengajukan pinjaman melebihi kemampuan pembayaran.

Yang keempat, perhatikan riwayat pembayaran kredit yang sudah dimiliki.

Akulaku juga menjelaskan bahwa kualitas kredit yang baik dapat berpengaruh terhadap potensi limit yang diperoleh pengguna.

Jadi menurut saya tidak ada jalan pintas.

Kalau memang ingin memiliki riwayat kredit yang baik, salah satu caranya adalah menjaga pembayaran tetap sesuai dengan jadwal.


Apakah Akulaku Aman?

Pertanyaan mengenai keamanan tentunya menjadi hal penting ketika membahas pinjaman online.

Akulaku pada halaman resminya menyatakan bahwa layanan pinjamannya terdaftar di OJK.

Namun menurut saya, status resmi bukan berarti kita kemudian bebas menggunakan pinjaman tanpa perhitungan.

Tetap saja kita perlu memahami kewajiban yang muncul.

Sebelum mengajukan, saya akan melihat:

Berapa uang yang diterima?

Berapa cicilannya?

Berapa total yang harus dibayar?

Kapan tanggal jatuh temponya?

Dengan mengetahui hal tersebut sejak awal, menurut saya kita dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan.


Ada Program Referral Akulaku?

Nah, bagian ini mungkin cukup menarik bagi pembaca yang ingin mencoba Akulaku.

Akulaku saat ini memiliki program Ajak Teman. Pada halaman resmi program tersebut, Akulaku menyebut pengundang dapat memperoleh bonus Rp30.000–Rp80.000 untuk pengguna baru yang memenuhi ketentuan program.

Dalam skema yang ditampilkan Akulaku, ketika teman menyelesaikan pinjaman pertama, pengundang mendapatkan bonus Rp80.000.

Akulaku juga menjelaskan bahwa pengguna dapat masuk ke aplikasi, memilih ikon “Cuan 80rb”, kemudian membagikan link undangan melalui WhatsApp atau media sosial.

Nah, karena saya juga memiliki kode referral Akulaku, bagi teman-teman yang memang ingin mencoba mendaftar, bisa menggunakan kode:

L4GC5P

Kode Referral Akulaku: L4GC5P

Kalau memang sedang membutuhkan layanan Akulaku, kode tersebut bisa digunakan saat proses pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku pada aplikasi.

Saya sendiri lebih memilih menyampaikan referral dengan cara seperti ini. Jadi bukan mengajak seseorang mengambil pinjaman hanya karena ingin mendapatkan bonus, tetapi memberikan informasi kepada orang yang memang sedang membutuhkan fasilitas tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa program referral dapat memiliki syarat dan ketentuan tertentu dan dapat berubah sewaktu-waktu. Pada program resmi yang sedang ditampilkan Akulaku, pengguna yang diundang perlu memenuhi ketentuan program agar bonus dapat diberikan.



Di bagian ini kita bisa menampilkan kode L4GC5P dengan ukuran yang cukup besar sehingga pembaca mudah melihatnya.




Kelebihan Akulaku Menurut Saya

Setelah melihat lebih jauh fasilitas yang ditawarkan, ada beberapa hal yang menurut saya cukup menarik.

Pertama adalah prosesnya yang dilakukan secara online.

Kita dapat melakukan pengajuan melalui telepon genggam tanpa harus datang langsung ke kantor.

Kedua adalah pilihan tenor yang cukup fleksibel. Akulaku saat ini menyebut pilihan tenor pinjaman sampai dengan 15 bulan.

Ketiga adalah adanya pilihan limit yang dapat berbeda sesuai dengan penilaian pengguna.

Selain pinjaman tunai, Akulaku juga memiliki berbagai layanan lain dalam satu aplikasi sehingga pengguna tidak hanya menggunakan aplikasi tersebut untuk kebutuhan pinjaman.


Hal yang Perlu Diperhatikan

Tentunya selain kelebihan, ada beberapa hal yang menurut saya perlu diperhatikan.

Yang pertama adalah jangan hanya melihat limit pinjaman.

Mendapatkan limit Rp10 juta bukan berarti kita harus menggunakan Rp10 juta.

Kalau kebutuhan kita sebenarnya hanya Rp2 juta, menurut saya tidak perlu mengambil Rp10 juta hanya karena limit tersebut tersedia.

Yang kedua adalah jangan hanya melihat cicilan bulanan.

Lihat juga total pembayaran selama tenor.

Yang ketiga adalah jangan lupa dengan tanggal jatuh tempo.

Keterlambatan pembayaran dapat menimbulkan konsekuensi sesuai dengan ketentuan produk yang digunakan. Karena itu, sebelum mengajukan pinjaman sebaiknya membaca kembali perjanjian dan biaya yang berlaku.


Jadi, Apakah Akulaku Menarik?

Menurut saya, Akulaku cukup menarik bagi orang yang memang membutuhkan fasilitas pembiayaan secara online dan sudah mengetahui kemampuan membayarnya.

Kemudahan proses memang menjadi salah satu daya tarik utama.

Akulaku menyediakan pinjaman fleksibel hingga Rp15 juta dengan tenor sampai 15 bulan, tetapi limit dan penawaran yang diterima tetap bergantung pada masing-masing pengguna.

Karena itu saya tidak akan mengatakan bahwa semakin besar limit berarti semakin bagus.

Justru menurut saya, limit yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan membayar jauh lebih baik.




Kesimpulan

Setelah melihat fasilitas pinjaman tunai Akulaku, saya melihat bahwa perkembangan teknologi finansial memang memberikan banyak kemudahan.

Kita dapat melakukan proses pengajuan hanya melalui telepon genggam, melihat limit yang tersedia, memilih tenor dan mengetahui gambaran cicilan sebelum mengambil keputusan.

Namun pada akhirnya, keputusan untuk mengambil pinjaman tetap harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Menurut saya urutannya sederhana:

Tentukan kebutuhan → cek limit → lihat simulasi → hitung total pembayaran → sesuaikan dengan kemampuan → baru mengambil keputusan.

Jangan sampai kita melihat pinjaman sebagai uang tambahan.

Pinjaman tetap merupakan kewajiban.

Dan justru menurut saya, semakin mudah seseorang mendapatkan akses pinjaman, semakin penting juga kemampuan untuk mengelola keuangannya.

Bagi yang memang ingin mencoba Akulaku, saya juga memiliki kode referral:

L4GC5P

Silakan gunakan kode tersebut jika memang sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan program yang sedang berlaku.

Yang terpenting, gunakan fasilitas pinjaman secara bijak dan jangan mengambil pinjaman melebihi kemampuan untuk membayar.

Thursday, September 10, 2026

Krom Bank Review: Pengalaman Saya Menggunakan Krom, Mulai dari Tabungan sampai Deposito 8% p.a.

 


Disclaimer: Artikel ini merupakan pengalaman dan opini pribadi saya sebagai pengguna. Kode referral yang saya cantumkan merupakan kode referral pribadi saya. Syarat, bunga, promo, dan ketentuan Krom dapat berubah sewaktu-waktu, jadi tetap cek informasi terbaru sebelum melakukan transaksi.



BISA GUNAKAN KODE INI : MELV5EMI
 (Untuk Berkesempatan mendapatkan bonus sesuai ketentuan program)

Awalnya Saya Cuma Penasaran dengan Krom

Belakangan ini saya cukup sering melihat bank digital menawarkan bunga tabungan dan deposito yang lumayan menarik.

Salah satunya adalah Krom Bank.

Awalnya saya juga tidak langsung tertarik. Namanya mungkin belum sebesar bank-bank yang sudah sangat familiar di telinga kita. Tapi setelah mencoba sendiri aplikasinya, melihat fitur-fiturnya, dan terutama mencoba fasilitas depositonya, saya mulai paham kenapa Krom cukup menarik untuk orang yang ingin mengatur uang dengan lebih fleksibel.

Yang paling menarik perhatian saya tentu saja adalah depositonya.

Saat saya melihat aplikasi Krom, ada pilihan Krom Flex dan Krom Max, dengan bunga deposito yang cukup kompetitif. Krom sendiri saat ini menampilkan bunga deposito hingga 8% per tahun, tergantung produk dan tenor yang dipilih.

Dan menurut saya, bagian ini cukup menarik untuk dibahas.

Krom Itu Seperti Apa?

Secara sederhana, Krom adalah bank digital yang memungkinkan berbagai aktivitas perbankan dilakukan langsung dari aplikasi.

Jadi kita tidak perlu datang ke kantor cabang hanya untuk melakukan hal-hal sederhana seperti transfer, top up, membuat tabungan, ataupun deposito.

Dari aplikasi yang saya gunakan, beberapa fitur yang tersedia antara lain:

  • Tabungan utama
  • Kantong tabungan
  • Deposito berjangka
  • Transfer
  • Top up
  • QRIS
  • Pembayaran
  • Kartu kredit
  • E-wallet
  • PLN
  • BPJS
  • Internet & TV
  • dan beberapa layanan lainnya.

Salah satu hal yang saya suka adalah tampilannya cukup sederhana. Untuk penggunaan sehari-hari, saya tidak merasa harus membuka terlalu banyak menu hanya untuk mencari fitur tertentu.


Bagian yang Paling Menarik: Deposito Krom





Kalau ditanya fitur Krom yang paling membuat saya tertarik, jawaban saya adalah:

Deposito.

Kenapa?

Karena bagi saya deposito bukan sekadar mencari bunga tinggi, tetapi bagaimana uang yang memang belum akan digunakan bisa "diparkir" sementara supaya tetap menghasilkan.

Misalnya kita mempunyai uang Rp100 juta yang memang belum diperlukan dalam beberapa bulan ke depan.

Daripada seluruhnya hanya diam di rekening, sebagian bisa ditempatkan ke deposito sesuai tujuan dan tenor yang kita pilih.

Dan di sinilah saya merasa Krom cukup menarik.


Krom Flex vs Krom Max

Di Krom terdapat dua pilihan deposito yang cukup menarik, yaitu Krom Flex dan Krom Max.

1. Krom Flex

Krom Flex lebih cocok untuk orang yang ingin mendapatkan bunga deposito tetapi masih menginginkan fleksibilitas.

Dari informasi yang ditampilkan Krom, Krom Flex memiliki pencairan yang lebih fleksibel dan tetap memberikan bunga sesuai ketentuan yang berlaku.

Jadi menurut saya, ini lebih cocok untuk dana yang mungkin sewaktu-waktu masih ada kemungkinan dibutuhkan.

2. Krom Max

Nah, kalau Krom Max, konsepnya lebih cocok untuk dana yang memang ingin kita simpan sampai jatuh tempo.

Keuntungannya adalah bunga yang ditawarkan lebih tinggi pada tenor tertentu.

Sebagai contoh, pada simulasi yang saya lihat, untuk dana Rp100 juta selama 12 bulan, Krom Max memberikan bunga 8% p.a.

Artinya secara sederhana:

Rp100.000.000 × 8% = Rp8.000.000 bunga kotor per tahun.

Angka aktual yang diterima tentu mengikuti ketentuan produk, pajak, dan ketentuan yang berlaku.

Krom sendiri mengumumkan bahwa mulai 1 Mei 2026, suku bunga Krom Max yang berlaku adalah 6,50% untuk 14 hari, 7,50% untuk 1 bulan, 7,50% untuk 3 bulan, 7,50% untuk 6 bulan, dan 8,00% untuk 12 bulan.





Saya Coba Simulasikan Rp100 Juta

Ini bagian yang menurut saya paling menarik.

Saya mencoba memasukkan nominal Rp100 juta ke dalam simulasi deposito Krom.

Hasilnya cukup menarik.

Tenor 12 bulan – Krom Max

                Bank lain                    Krom Max
Nominal                    Rp100 juta                    Rp100 juta
Tenor                12 bulan                    12 bulan
Bunga                3,50%                    8,00%
Estimasi bunga                Rp3,5 juta                    Rp8 juta

Dari simulasi tersebut terlihat selisihnya cukup besar.

Bukan berarti semua bank lain pasti memberikan bunga 3,50%, karena bunga dapat berubah dan setiap bank mempunyai ketentuan masing-masing.

Tetapi dari simulasi yang saya lihat di aplikasi, perbedaannya memang cukup terasa.

Dan jujur, kalau kita punya dana yang memang tidak digunakan dalam waktu dekat, angka seperti ini cukup membuat saya berpikir:

"Daripada uangnya cuma diam, kenapa tidak dibuat bekerja sedikit?"

Bagaimana Kalau Tidak Mau Mengunci Uang Selama Setahun?

Nah, ini juga yang menurut saya menarik.

Tidak semua orang nyaman mengunci uang selama 12 bulan.

Saya sendiri juga berpikir seperti itu.

Karena itu, saya melihat tenor yang lebih pendek juga cukup menarik.

Misalnya pada simulasi Rp100 juta selama 3 bulan, Krom Max menampilkan bunga 7,50% p.a.

Estimasi bunga yang muncul di aplikasi sekitar:

Rp1.849.315

Sedangkan pada simulasi bank lain yang dibandingkan aplikasi, estimasinya sekitar Rp863.013.

Jadi selisihnya sekitar:

Rp986.301.

Tentu saja ini merupakan simulasi, bukan janji keuntungan tetap. Suku bunga dapat berubah sesuai ketentuan bank.


Ada Juga Pilihan "Kantong"

Selain deposito berjangka, saya juga tertarik dengan fitur Kantong.

Menurut saya ini cukup berguna bagi orang yang suka memisahkan uang berdasarkan tujuan.

Misalnya:

  • Kantong dana liburan
  • Kantong dana pendidikan
  • Kantong dana darurat
  • Kantong pembayaran tertentu
  • Kantong tabungan jangka pendek

Pada tampilan aplikasi saya, Kantong juga bisa mendapatkan bunga tertentu dan terdapat opsi Mode Boost dengan bunga yang lebih tinggi sesuai ketentuan.

Jadi konsepnya bukan hanya "punya satu rekening dan semua uang dicampur".

Kita bisa lebih mudah mengelompokkan uang sesuai tujuan.


Hal yang Saya Suka dari Krom

Setelah menggunakannya, ada beberapa hal yang menurut saya cukup menarik.

1. Bunga deposito kompetitif

Ini jelas menjadi salah satu alasan utama saya tertarik.

Krom saat ini menawarkan deposito hingga 8% p.a. pada produk dan tenor tertentu.

2. Bisa mengatur banyak Kantong

Buat saya ini menarik untuk pengelolaan uang.

Uang untuk kebutuhan A tidak harus bercampur dengan uang untuk kebutuhan B.

3. Tidak terasa seperti aplikasi bank yang "ribet"

Menu-menu utamanya cukup mudah ditemukan.

Untuk aktivitas seperti transfer, top up, pembayaran, dan melihat deposito, semuanya dilakukan melalui aplikasi.

4. Transfer dan top up gratis dengan kuota tertentu

Krom saat ini mempromosikan gratis transfer dan top up hingga 100 kali per bulan, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Bagi orang yang cukup sering melakukan transfer, menurut saya ini lumayan membantu.

5. Bisa melihat perkembangan deposito langsung dari aplikasi

Ini salah satu hal kecil yang justru saya suka.

Kita bisa membuka detail deposito dan melihat:

  • nominal awal,
  • tenor,
  • suku bunga,
  • estimasi bunga,
  • saldo berjalan,
  • tanggal jatuh tempo,
  • sampai saldo akhir.

Jadi tidak perlu menerka-nerka.


Lalu, Apa Kekurangannya?

Saya tidak mau mengatakan Krom ini sempurna.

Menurut saya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Bunga bisa berubah

Ini hal yang menurut saya paling penting.

Jangan menganggap bunga yang kita lihat hari ini akan selalu sama selamanya.

Krom sendiri sudah beberapa kali melakukan penyesuaian suku bunga deposito. Jadi sebelum membuat deposito baru, sebaiknya cek kembali rate yang sedang berlaku.

2. Jangan asal memilih tenor

Kalau uang tersebut kemungkinan besar akan digunakan dalam waktu dekat, jangan hanya tergoda melihat angka bunga yang lebih tinggi.

Pilih tenor sesuai kebutuhan.

Karena bunga tinggi tidak selalu berarti pilihan terbaik kalau akhirnya uang tersebut justru kita perlukan sebelum waktunya.


Yang Menarik: Ada Program Ajak Teman

Nah, sekarang masuk ke bagian yang mungkin paling menarik bagi pembaca artikel ini. 😄

Krom mempunyai program Ajak Teman.

Jadi kalau kita mengajak teman mendaftar menggunakan kode referral, baik pengajak maupun orang yang diajak berkesempatan mendapatkan bonus sesuai ketentuan program.

Untuk kode referral saya:

MELV5EMI

Kalau memang sedang mencari alternatif bank digital dan tertarik mencoba Krom, boleh banget menggunakan kode tersebut saat melakukan pendaftaran.

Untuk program referral yang berlaku saat ini, pengguna baru dapat memperoleh bonus Rp50.000 atau hingga Rp150.000, tergantung saldo minimum dan terpenuhinya persyaratan program. Dana top up untuk program tersebut juga harus berasal dari bank lain, bukan dari Krom.

Jadi bukan sekadar:

Daftar → langsung dapat uang.

Ada proses dan ada syarat yang harus dipenuhi.

Menurut saya justru lebih baik kita tahu dari awal supaya tidak salah memahami promo.


Kalau Mau Daftar, Caranya Bagaimana?

Sederhana saja.

  1. Download aplikasi Krom.
  2. Buat akun.
  3. Masukkan kode referral: MELV5EMI
  4. Selesaikan proses verifikasi.
  5. Isi saldo dari rekening bank lain.
  6. Jika ingin, dana tersebut bisa dialokasikan ke tabungan atau deposito sesuai kebutuhan.
  7. Ikuti ketentuan program referral yang sedang berlaku.

Informasi resmi mengenai program referral bisa dicek langsung di halaman resmi Krom.


Satu Hal yang Menurut Saya Penting: Jangan Hanya Mengejar Bunga

Ini bagian yang menurut saya cukup penting.

Kalau kita melihat bunga 8%, memang kelihatan menarik.

Tapi jangan sampai semua uang yang kita punya langsung dimasukkan ke deposito hanya karena melihat angka tersebut.

Saya pribadi lebih suka membaginya berdasarkan kebutuhan.

Uang untuk kebutuhan sehari-hari → tabungan.

Uang yang mungkin diperlukan dalam waktu dekat → tempatkan di instrumen yang lebih fleksibel.

Uang yang memang belum diperlukan → baru pertimbangkan deposito.

Dengan cara seperti ini, deposito menjadi alat untuk membantu mengatur uang, bukan malah membuat kita kesulitan ketika membutuhkan dana.

Bagaimana dengan Keamanan?

Krom Bank menyatakan bahwa mereka berizin dan diawasi OJK dan Bank Indonesia serta merupakan peserta penjaminan LPS. Krom juga menyebutkan batas maksimum simpanan yang dijamin LPS sebesar Rp2 miliar per nasabah, dengan ketentuan penjaminan LPS yang berlaku.

Namun ada satu hal yang tetap perlu diperhatikan:

Jangan hanya melihat bunga yang tinggi.

Untuk deposito, selalu cek apakah tingkat bunga dan produk yang dipilih memenuhi ketentuan penjaminan LPS yang berlaku pada saat kita menempatkan dana.

Menurut saya ini sama pentingnya dengan melihat berapa persen bunganya.


Kesimpulan Saya Setelah Mencoba Krom

Kalau saya harus menyimpulkan Krom dalam satu kalimat:

Krom menarik untuk orang yang ingin memisahkan uang sekaligus membuat sebagian dana yang belum digunakan tetap produktif.

Saya paling tertarik pada bagian deposito dan Kantong.

Deposito cocok untuk uang yang memang tidak akan digunakan dalam periode tertentu, sedangkan Kantong menurut saya lebih cocok untuk mengatur berbagai tujuan keuangan sehari-hari.

Bunganya juga cukup menarik, terutama kalau dibandingkan dengan bunga tabungan konvensional yang biasanya jauh lebih kecil.

Tetapi sekali lagi, jangan hanya mengejar angka 8%.

Yang paling penting adalah menyesuaikan nominal dan tenor dengan kebutuhan kita sendiri.

Kalau uangnya memang belum akan dipakai, daripada hanya mengendap, kenapa tidak dibuat bekerja?

Buat yang Mau Coba Krom

Kalau setelah membaca pengalaman saya ini kamu penasaran dan ingin mencoba Krom, silakan daftar melalui aplikasi Krom.

Jangan lupa masukkan kode referral saya:

MELV5EMI

Dengan menggunakan kode tersebut, kamu bisa mengikuti program referral yang sedang berlaku dan berkesempatan mendapatkan bonus sesuai syarat dan ketentuan Krom.

Catatan: Promo dan besaran bonus dapat berubah. Pastikan membaca syarat dan ketentuan terbaru pada saat pendaftaran.


Monday, October 1, 2018

Cara Mengubah IP Address dan Lokasi, Gunakan Situs VPN gratis Indonesia ini

Holaho teman-teman, kali ini saya akan berbagi informasi mengenai situs VPN gratis di Indonesia. Buat teman yang belum tau apa itu VPN berikut saya bahas sedikit.

Jadi, VPN (virtual Private Network) atau Jaringan Pribadi Virtual adalah suatu jaringan komunikasi (telekomunikasi) yang memungkinkan penggunanya memiliki jaringan internet sendiri walaupun kenyataannya user (pengguna) tersebut berada pada jaringan public. VPN pada dasarnya dikelola oleh hosting yang mana untuk menggunakannya kita pun harus memiliki akun VPN dari host. VPN acap kali digunakan dalam kerahasiaan (Private) berselancar di internet karena IP address asli komputer kita dapat disembunyikan. dengan menggunakan VPN kita dapat mengubah lokasi kita, tergantung akun VPN mana yang digunakan. sebagai contoh posisi saya adalah di indonesia, tetapi karena menggunakan VPN posisi saya akan terdeteksi di Amerika. VPN juga kerap digunakan untuk berganti lokasi negara untuk membuka situs-situs yang diblokir disuatu negara. Akun VPN dapat diperoleh secara berbayar dan gratis.  

Mudah-mudahan temanku sudah sedikit paham. baiklah sekarang akan ane bagikan informasi mengenai situs VPN gratis di Indonesia. rata-rata masa aktif akun VPNnya 3-5 hari, ketika masa aktif habis teman-teman harus membuat kembali akun tersebut. namanya juga gratis :D. 


     Bisa dibilang bahwa, TCP VPN merupakan situs penyedia VPN gratis paling lengkap di Indonesia. TCP VPN menyediakan server VPN dari berbagai negara dari 4 Benua, Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Situs ini menyediakan akun gratis VPN dari server Asia (India, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Indonesia, Filipina, Hongkong, Vietnam, Malaysia, Taiwan, dan Israel), Server Amerika ( beberapa negara bagian USA, Kanada, Chile, Kosta Rika), Server Eropa ( UK, Belanda, Jerman, Prancis, Polandia, Rusia, Turki, Swiss, Italia, Romania, dan Albania), dan Server Afrika (Afrika Selatan). Masa aktif akun hanya 5 hari, setelah itu teman-teman harus membuat ulang akun VPN tersebut. selain itu, TCPVPN juga memfasilitasi pembuatan akun 1 bulan. Melalui vpnsplit.com teman-teman dapat membuat akun VPN dengan masa aktif 1 bulan. untuk membuat akun 1 bulan tentunya teman harus mendaftarkan diri terelbih dahulu dengan memasukan email/facebook yang masih aktif.

kunjungi website : klik ini 



selain menyedikan VPN gratis situs ini juga turut menyedikan akses pembutan VPN gratis. skyssh.com juga banyak menyedikan server yang dapat teman-teman pilih. Paling berbeda skyssh.com menyediakan VPN dari benua Australia, tentunya ini yang dimiliki oleh situs penyedia VPN lain di Indonesia. Adapun server-server yang sediakan antara lain Server Asia (SIngapura, Jepang, India, Malaysia, Turki), Server Eropa (Belanda, Prancis, Bulgaria, Jerman, UK, Rusia), Server Amerika ( USA, Kanada), dan Server Australia. 

alamat situs : klik ini 

Tidak jauh berbeda dengan tcpVPN, mytunneling juga menyediakan banyak server untuk pembuatan akun VPN. hanya saja secara jumlah jumlah server yang ditawarkan tidak sebanyak tcpVPN. mytunneling tidak hanya menyediakan pembuatan akun VPN gratis saja, tetapi juga menyediakan pembuatan akun SSH. Adapun server-server yang terdapat di mytunneling.com yaitu Server Asia (Singapura), Server Eropa (Jerman, Belanda), dan Server Amerika Utara ( USA). mytunneling layak menjadi alternatif teman-teman ketika membuat akun VPN gratis

kunjungi website : klik ini 

Itulah beberapa situs penyedia VPN gratis, semua situs tersebut merupakan situs buatan anak Indonesia. ketiga situs diatas layak untuk teman-teman gunakan ketika membuat akun VPN, dan pastikan lokasi negara mana yang teman-teman inginkan. begitulah informasi dari saya semoga berguna, jika ada pertanyaan seputar VPN bisa teman-teman utarakan pada kolom komentar, mudah-mudah saya bisa bantu untuk menjawab. selamat mencoba.